Sabtu, 17 Mei 2008 .


ISTECS
Buku Serba Serbi Energi
pmc
The Best Intenet Tools
Jumlah pengunjung : 2499647
sejak 27 Mei 2005
Saat ini ada 13 pengunjung online
Hari ini 2769 pengunjung
Kemarin 4179 pengunjung



Agus Setiyono

Lahir di Malang, 10 Agustus 1963. Setelah menyelesaikan SMPP Negeri Malang di Lawang pada tahun 1982, ia diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Proyek Perintis II. Pendidikan Dokter Hewan diselesaikan pada tahun 1987 dan setelah lulus sempat mengenyam sebagai Technical Service bidang peternakan di Purwokerto, Jawa Tengah selama 10 bulan. Pada tahun 1988 diterima sebagai Asisten Dosen pada Laboratorium Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan IPB Bogor dan menamatkan pendidikan Magister Sains (MS) di IPB pada tahun 1992. Melalui program Overseases Economic Cooperation Fund (OECF) melanjutkan pendidikan program S-3 dan berhasil menyelesaikan Ph.D. di United Graduated School of Veterinary Sciences, Gifu University, Gifu - Jepang pada tahun 2001 di bidang Penyakit Menular(Infectious Diseases) pada Hewan. Dari tahun 2002-2004 mengikuti program Post Doctoral Research disponsori oleh The Japan Human Sciences Foundation di National Institute of Infectious Diseases (NIID), Tokyo dengan tema Pengembangan Sistem Pengawasan Baru untuk Pencegahan Zoonosis khususnya Q Fever (The Development of New Surveillance System for Prevention of Zoonosis especially Q Fever).

Saat ini dipercaya sebagai Kepala Bagian Patologi FKH IPB Bogor (2005-sekarang), menjadi Anggota Komisi Ahli Kesehatan Masyarakat Veteriner, Departemen Pertanian, Jakarta (2006 ~ sekarang) dan Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) pada Center for tropical Animal Studies (CENTRAS) LPPM IPB Bogor. Riset interesnya adalah Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis (Avian Influenza, Q Fever, Brucellosis dll.) dengan kajian pada tingkat seluler maupun molekuler. Beberapa makalahnya telah dipresentasikan pada Seminar dan dipublikasikan dalam jurnal Nasional maupun Internasional. Kini aktif sebagai pelaksana program Keswan pada Riset Unggulan Strategis Nasional (RUSNAS) Sapi, dibawah Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) Jakarta.


Jumat, 1 Juni 2007 09:42:14
Artikel Iptek
Oleh Agus Setiyono
Q fever merupakan penyakit yang bersifat zoonosis yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Hewan ternak yang dapat terserang adalah sapi, kambing, domba maupun ternak ruminansia lain. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, melalui makanan asal ternak terinfeksi seperti daging, susu, produk ternak lainnya maupun oleh.....selengkapnya



ARTIKEL TERBARU
       
Copyright © 2005 beritaiptek.com All text, graphics and pictures contained in the pages of the BeritaIptek.com are copyright 2004 by ISTECS.
Any reprinting, reuse or rebroadcast by any person without the express written permission of ISTECS is prohibited. © Copyright Policy