Sabtu, 17 Mei 2008 .


ISTECS
Buku Serba Serbi Energi
pmc
The Best Intenet Tools
Jumlah pengunjung : 2499646
sejak 27 Mei 2005
Saat ini ada 14 pengunjung online
Hari ini 2768 pengunjung
Kemarin 4179 pengunjung



Agung Budi Sutiono

Lahir di Jakarta 12 Juli 1974. Menyelesaikan sekolah di SDN 07, SMPN 49, SMAN 62 Jakarta tahun 1992 dan pernah melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum Universitas Jenderal Sudirman, Purwokerto. Para tahun 1993 pindah ke FMIPA, Jurusan Fisika Universitas Indonesia. Pada tahun 1994 memutuskan untuk memilih melanjutkan S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, dengan program profesi dokter selama 2 tahun di RS Hasan Sadikin dan lulus pada September 2001. Tahun 2002 mendapat kesempatan memperoleh beasiswa dari Academisch Ziekenhuis Groningen, Belanda, untuk belajar bedah saraf (neurochirurgie) dan saraf klinis (clinical neurologie) sekaligus menjadi anggota Koninklijke Nederlandsche Maatschappij tot bevordering der Geneeskunst (KNMG). Tahun 2003-2005 bekerja sebagai dokter PTT brigade siaga bencana di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung - Departemen Kesehatan RI. Saat ditugaskan di RS Dr. Hasan Sadikin, ditempatkan di Unit Gawat Darurat sebagai supervisor emergency preparedness, special response and communication/information systems. Selama bekerja di RSHS, berbagai macam tugas, kursus dan penghargaan diperoleh, diantaranya: Sebagai ketua tim investigasi SARS (severe acute respiratory syndrome) di perbatasan Pulau Batam, Bintan dengan Singapore, Malaysia; Sekretaris tim bantuan kemanusiaan gempa bumi Bam Republik Islam Iran; Trauma care patient management, Asian Emergency Medicine, Hong Kong; Ketua Tim Advanced RSHS/Posko Jabar bencana tsunami Aceh; Tim peneliti medikal informatik grant research Asia Pasific Telecommunity e-Health group dari RSHS, RISTI TELKOM, BPPT, Univ. Electro-communication Tokyo Jepang, National Institute Communication and Information Technology Tokyo Jepang untuk emergency medical care information systems on disaster in Indonesia; penghargaan dari Wakil Presiden RI sebagai tim bantuan RI untuk Iran; penghargaan sebagai tim medis pada Konferensi Asia Afrika ke 50. Sebagai dokter yang bekerja di emergensi bencana, banyak kasus emergensi bedah ditangani di lokasi bencana diantaranya bedah saraf. Berdasarkan pengalaman tersebut penulis saat ini menekuni bidang bedah saraf dan teknologi informatika sebagai alat penunjang untuk kedokteran. Tahun 2006 diangkat sebagai PNS di lingkungan Departemen Kesehatan RI yang ditempatkan di RSHS, dan pada tahun yang sama diterima untuk program spesialisasi dan bekerja di bagian bedah saraf Universitas Padjadjaran/RS Dr. Hasan Sadikin. Kemudian di bulan Oktober 2006 penulis berkesempatan berangkat ke Jepang untuk menempuh pendidikan S3 bidang penelitian Informatika kedokteran di University Electro-Communications Tokyo dan program bedah saraf dengan subspesialisasi skull base surgery (bedah dasar otak) di Neurosurgery Department Keio University Hospital Tokyo Jepang atas beasiswa dari Monbukagakusho. Beberapa karya ilmiah bidang informatika, siaga bencana dan bedah saraf telah ditulis dan dipresentasikan di forum international, yaitu; The Effect Of Vitamin E And C On Severe Head Injury, Neurosurgery International Medical Student Meeting, Groningen, The Netherlands, 2002; Hospital Disaster Plan. 3rd International Congress on Health, Medication & Crisis Management in Disasters, Tehran Iran 2006; Interface Software Design: Medical Care Information System on Disaster in Indonesia. 12th International Medical Informatics Association, Medinfo2007, Brisbane Australia, 2007; Epidemiological Analysis of Typhoid Fever with Complications by Using Multi Agent Simulation. ISSS Journal (International Society Systems Science) sekaligus menjadi anggota, 2007; Explaining Tramadol Usage Among Clinical Treatment And Agent Based Computer Simulation In Post Craniotomy at Neurosurgery Department Hasan Sadikin Padjadjaran University Hospital, Bandung Indonesia dan Gallic acid isolated from Indonesian herbal medicine, Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl induced apoptotic cell death in primary glioblastoma multiforme cells pada Asian Australasian Society of Neurological Surgeon (AACNS) / World Federation of Neurological Surgery (WFNS) Nagoya Japan 2007; Indonesian Herbal Medicine, Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl, targeting multiple signaling pathways: an introductory overview 2007. Saat ini penulis sedang menyelesaikan penelitian dengan tema: Describing Epidemic diseases after Tsunami, Earthquakes and Normal Situation in Indonesia by Using Multi Agent Based Model and GIS dengan hibah penelitian dari Matsushita International Foundation.


Jumat, 4 April 2008 01:33:31
Artikel Iptek
Oleh Agung Budi Sutiono
Bayangkan jika tangan kita yang digunakan setiap hari mengalami tremor (gemetar) tanpa sebab sehingga untuk menulis maupun beraktifitas menjadi sulit. Essential tremor adalah gerakan fluktuatif gemetar pada tubuh kita yang biasanya sering terjadi pada tangan atau lengan, sehingga orang tersebut tidak bisa memegang gelas, pulpen atau apapun yang memerlukan gerakan halus......selengkapnya

Sabtu, 3 November 2007 10:04:28
Artikel Iptek
Oleh Agung Budi Sutiono
Di bidang bedah saraf, hampir semua teknik operasi yang dilakukan bersifat invasif dengan kata lain harus dengan membuat luka sayatan dan membuka tulang tengkorak untuk mengakses kedalam jaringan otak atau yang biasa disebut sebagai craniotomy. Dengan berkembangnya teknologi informasi, teknik bedah saraf menjadi lebih maju. Teknologi informatika dapat membantu membuat pemetaan pada fungsi.....selengkapnya



ARTIKEL TERBARU
       
Copyright © 2005 beritaiptek.com All text, graphics and pictures contained in the pages of the BeritaIptek.com are copyright 2004 by ISTECS.
Any reprinting, reuse or rebroadcast by any person without the express written permission of ISTECS is prohibited. © Copyright Policy