Brian Yuliarto
Brian Yuliarto lahir pada tanggal 27 Juli 1975 di Jakarta. Setelah menamatkan SMA di SMA Negeri 14 Jakarta, pria yang sempat menjadi Ketua OSIS di SMA nya itu, melanjutkan pendidikan S1 di Departemen Teknik Fisika ITB pada tahun 1994. Master dan Doktor di peroleh dari The University of Tokyo di Jepang dengan penelitian pada nano porous material for energy and environmental application. Beberapa artikel ilmiah berhasil dipublikasikan di berbagai jurnal international seperti Chemphyschem dan Analitical Chemictry, selain juga dipresentasikan di berbagai konfrensi internasional. Selama masa doktoralnya, penelitian tentang nano material juga dilakukan dengan bergabung pada kelompok nano energi material group di Energy Technology Research Institute, National Institute of Advanced Industrial Science and Technology (ETRI- AIST) Jepang sejak tahun 2001-2006. Berbagai artikel sosial dan kemasyarakatan juga banyak tersebar di berbagai media untuk melatih sensitiftas terhadap berbagai persoalan di Indonesia. Ketertarikannya pada bidang teknologi nano, energi, dan material membuatnya secara rutin mengeluarkan artikel untuk kedua bidang itu. Selain sebagai Editor di bidang Energi untuk beritaiptek.com, saat ini juga sebagai menjabat sebagai Sekretaris ISTECS Chapter Japan hingga 2006.
Jumat, 7 Juli 2006 05:29:50 Iptek Mancanegara Oleh Brian Yuliarto  Kebutuhan energi yang terus meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri dan ekonomi di setiap negara, pada kenyataannya menjadi satu masalah yang besar ketika cadangan sumber energi konvensional semakin terbatas. Meskipun begitu dalam kondisi dimana sumber energi yang digunakan sulit untuk didapat, kebijakan mengurangi konsumsi energi bukanlah merupakan..... selengkapnya
Kamis, 16 Februari 2006 08:40:21 Artikel Iptek Oleh Brian Yuliarto  Jika kita melihat tingkat konsumsi energi di seluruh dunia saat ini, penggunaan energi diprediksikan akan meningkat sebesar 70 persen antara tahun 2000 sampai 2030. Sumber energi yang berasal dari fosil, yang saat ini menyumbang 87,7 persen dari total kebutuhan energi dunia diperkirakan akan mengalami penurunan disebabkan tidak lagi ditemukannya sumber cadangan..... selengkapnya
Jumat, 20 Januari 2006 06:23:25 Artikel Iptek Oleh Brian Yuliarto  Suplai energi surya dari sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi sebenarnya sangat luar biasa besarnya yaitu mencapai 3 x 10 24 joule pertahun. Jumlah energi sebesar itu setara dengan 10.000 kali konsumsi energi di seluruh dunia saat ini. Dengan kata lain, dengan menutup 0,1% saja permukaan bumi dengan divais solar sel..... selengkapnya
Jumat, 6 Januari 2006 06:13:03 Artikel Iptek Oleh Brian Yuliarto  Sepuluh negara konsumen energi terbesar yang masih didominasi oleh negara-negara industri maju yang tergabung dalam G8, seperti juga kecenderungan yang terjadi di dunia, hampir semuanya menjadikan minyak, batubara dan gas alam sebagai penopang utama kebutuhan energinya, meskipun dengan komposisi yang berbeda-beda. Dari sepuluh negara konsumen energi terbesar tersebut, yang jumlah kesemuanya..... selengkapnya
Rabu, 21 Desember 2005 16:00:59 Artikel Iptek Oleh Brian Yuliarto  Permasalahan energi bagi kelangsungan hidup manusia merupakan masalah besar yang dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia ini. Tidak lagi ditemukannya cadangan dalam jumlah yang besar pada rentang waktu terakhir ini membuat hampir seluruh dunia menjadikan permasalahan energi menjadi problem besar yang perlu ditangani secara serius. Dalam laporan rutin 2 tahunan..... selengkapnya
Kamis, 17 November 2005 06:39:18 Iptek Indonesia Oleh Brian Yuliarto  Pada negara-negara yang telah mengalami kemajuan Iptek, paper ilmiah yang dipublikasikan di jurnal internasional merupakan salah satu ukuran penting untuk mengukur kualitas penelitian. Di beberapa negara maju seperti Jepang, Inggris dan Amerika, jumlah dan kualitas paper ilmiah yang dipublaksikan tersebut bahkan dijadikan salah satu ukuran untuk menentukan berapa besar dana penelitian..... selengkapnya
|