Sabtu, 17 Mei 2008 .


ISTECS
Buku Serba Serbi Energi
pmc
The Best Intenet Tools
Jumlah pengunjung : 2499653
sejak 27 Mei 2005
Saat ini ada 10 pengunjung online
Hari ini 2775 pengunjung
Kemarin 4179 pengunjung



Agus Kurnia

Dilahirkan di Kampung Nelayan dan Kota Aspal, Buton, pada tanggal 2 Agustus 1970. Menamatkan SD sampai SMA di kota kelahirannya. Semasa SMA tahun 1988/1989 menjadi sekretaris OSIS SMA 1 Buton dan Ketua Kelompok Studi SMAN 1. Setelah lulus SMA 1989 dengan predikat lulusan terbaik, memasuki IPB melalui jalur USMI. Melihat potensi sumber daya ikan di kota kelahirannya, penulis memilih Fakultas Perikanan IPB jurusan Budidaya Perairan dan menyelesaikan studi pada tahun 1995 dengan topik penelitan mengenai nutrisi benih udang windu (Penaeus monodon) . Pada tahun 1996 sampai sekarang menjadi staf pengajar Jurusan Perikanan Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara. Pada tahun 1999, penulis berkesempatan melanjutkan studi Magister pada almamaternya IPB dan lulus pada tahun 2002 dengan bidang kajian nutrisi ikan baung. Mulai Oktober 2003 penulis berkesempatan melanjutkan program doktor pada Tokyo University of Marine Science and Technology laboratorium nutrisi ikan dengan spesifikasi kajian mengenai pigmentasi pada ikan kakap merah jepang, Madai (Pagrus major). Sejak tahun 2004 penulis tergabung dalam kenaggotaan ISTECS Chapter Jepang.


Rabu, 15 Agustus 2007 06:35:01
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
2. Penanganan induk hingga pemeliharaan benih

Teknik ini adalah umum dilakukan untuk suatu kegiatan budidaya yakni mulai dari penanganan induk hingga pemeliharaan benih sampai ukuran konsumsi. Jepang patut menjadi contoh dalam usaha teknologi pembenihan tuna.

Melalui riset yang dikembangkan sejak tahun 1970, Universitas Kinki berhasil memijahkan induk yang berumur 5 tahun (dipelihara.....selengkapnya


Selasa, 10 Juli 2007 02:55:20
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Tuna bagi hampir semua masyarakat Jepang dan bahkan dunia bukan lagi hal yang baru. Ikan ini sangat terkenal dan menjadi idola bagi si pemburu dollar. Tuna juga sangat digemari karena kelezatan rasa dan aromanya. Ikan tuna termasuk dalam family scrombidae, jenis ikan berbentuk torpedo, perenang cepat dan bisa mencapai berat 500 kg.

Ikan.....selengkapnya


Sabtu, 6 Januari 2007 20:50:39
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Pada bagian pertama telah dijelaskan secara panjang lebar tentang bahan pewarna yang umum digunakan dalam budidaya ikan. Asal bahan pewarna yang dimasukkan ke dalam pakan ikan biasanya berasal dari tumbuhan (produsen primer) baik tumbuhan tingkat tinggi (buah merah Irian, daun alfalfa, kulit buah tomat, wortel dan lain-lain) maupun tumbuhan tingkat rendah.....selengkapnya

Selasa, 7 November 2006 06:24:13
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Berbicara tentang bahan pewarna ikan janganlah dibayangkan sebagaimana penambahan formalin atau borax pada kasus daging ayam atau ikan asin. Hanya untuk keuntungan sesaat bahan-bahan tersebut dioleskan ke bahan pangan dan akibatnya sangat membahayakan bagi konsumen. Pewarnaan ikan dilakukan dengan memasukan bahan pewarna kedalam pakan ikan budidaya untuk menjaga dan meningkatkan.....selengkapnya

Rabu, 9 Agustus 2006 06:20:45
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Polusi di Perairan Budidaya

Usaha mencukupi kebutuhan produksi ikan dunia secara langsung berdampak pada meningkatnya usaha budidaya ikan intensif yang berciri tingginya tingkat kepadatan ikan dan pemberian pakan buatan. Kedua hal ini mengakibatkan adanya sisa pakan yang tidak termakan dan buangan feses ikan peliharaan dimana bahan-bahan sisa pakan dan feces.....selengkapnya

Senin, 29 Mei 2006 06:44:42
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Kondisi Perikanan Dunia

Ikan sebagai sumber makanan protein hewani tidak akan pernah terlepas dari seberapa besar tingkat konsumsi ikan dunia. Oleh karena itu seiring dengan pertumbuhan populasi dunia, konsumsi ikanpun semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data dari Badan Pangan Dunia (FAO), konsumsi ikan dunia telah meningkat.....selengkapnya

Ahad, 15 Januari 2006 16:45:48
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Mendengar nama bulu babi bagi sebagian masyarakat Indonesia apalagi yang tinggal di perkotaan dan jauh dari pantai, masih terdengar asing. Penampakan hewan ini memang juga kurang menarik karena pada seluruh tubuhnya dipenuhi duri-duri dan sedikit berbisa bila terkena durinya. Bahkan bagi sebagian masyarakat nelayan menganggap bahwa bulu babi inilah.....selengkapnya

Senin, 4 Juli 2005 12:00:08
Artikel Iptek
Oleh Agus Kurnia
Memelihara ikan hias di akuarium pada kebanyakan orang terkadang bukan lagi sekedar hobi tetapi sudah menjadi perilaku gketagihanh sehingga rela mengeluarkan uang jutaan bahkan sampai puluhan juta rupiah untuk seekor ikan gold atau red arwana misalnya. Atau pada beberapa kontes, ikan hias yang menjadi pemenang akan bernilai sangat tinggi.
selengkapnya



ARTIKEL TERBARU
       
Copyright © 2005 beritaiptek.com All text, graphics and pictures contained in the pages of the BeritaIptek.com are copyright 2004 by ISTECS.
Any reprinting, reuse or rebroadcast by any person without the express written permission of ISTECS is prohibited. © Copyright Policy