Jumlah pengunjung : 2499657 sejak 27 Mei 2005 Saat ini ada 11 pengunjung online Hari ini 2779 pengunjung Kemarin 4179 pengunjung
Bagus Sumargo
Dilahirkan di Cimahi, 22 September 1963. Menamatkan pendidikan menengah di SMAN 1 Boedi Oetomo, Jakarta tahun 1982. Menyelesaikan program Sarjana pada Program Studi Statistika Jurusan Statistika di Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1991. Pada tahun 1999-2002 menjalani tugas belajar program pascasarjana (S2) program studi Statistika di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sejak tahun 2005 sampai dengan sekarang sedang menempuh program Doctor (S3) program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Indonesia. Bidang kajian dan penelitian yang digeluti adalah Statistika (metodologi riset) dan Kemiskinan (poverty). Saat ini Bekerja sebagai PNS di Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta sebagai Staf Pimpinan sejak tahun 2005. Staf redaktur majalah varia statistik BPS. Anggota Himpunan Alumni AIS/STIS. Pengajar di Universitas Bina Nusantara (Jabatan fungsional dosen Lektor Kepala 625); dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) program S1 Manajemen Ektensi, Jakarta. Sebagai narasumber Statistika dan Riset di BPKP dan LP3ES, Jakarta.
Sejarah munculnya quick count berawal dari rentetan peristiwa berupa pemberdayaan suara rakyat melalui polling. Sejarah polling dimulai dengan bentuk orator atau pidato di abad 5 SM, dimana publik menyampaikan pendapat umum berdasarkan perdebatan dalam mengajukan gagasan-gagasannya (Tabel 1). Pada tahun 1986 di Pemilu Philipina, organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bernama.....selengkapnya
Pendataan Sosial Ekonomi atau lebih dikenal dengan sebutan Sensus Kemiskinan di Indonesia telah dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005. Namun eksesnya ternyata di luar dugaan, di beberapa media masa dikabarkan terjadi ada orang miskin meninggal hanya gara-gara mengantri untuk mendapatkan bantuan kompensasi (bantuan tunai langsung atau BLT), kantor kepala.....selengkapnya