Ardiansyah
Lahir di Sambas-Kalimantan Barat pada tanggal 18 Oktober 1975. Pendidikan Sekolah Dasar sampai Menengah Atas diselesaikan di Sambas. Pendidikan Diploma, S1, dan S2 diselesaikan di Bogor sampai dengan tahun 2002. Bulan Maret 2007 menamatkan program Doktor di Lab. of Nutrition, Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University Jepang. Saat ini penulis adalah Postdoc Fellow di tempat yang sama pada saat studi program Doktor. Bidang kajian dan penelitian yang digeluti adalah Ilmu dan Teknologi Pangan dengan kekhususan pada pangan fungsional dan efeknya terhadap kesehatan. Penulis adalah anggota ISTECS chapter Jepang, anggota Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), anggota Japan Society for Bioscience, Biotechnology, and Agrochemistry (JSBBA), anggota Japanese Society of Nutrition and Food Science (JSNFC), anggota Amerisan Society of Nutrition (ASN), dan anggota The Nutrition Society (NS).
Senin, 11 Februari 2008 12:28:44 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Saat pulang mudik dari Bogor beberapa waktu lalu, seperti biasanya saya selalu menyempatkan untuk membeli oleh-oleh/buah tangan atau di Jepang dikenal dengan nama omiyage. Omiyage yang saya bawa biasanya adalah makanan-makanan tradisional khas Bogor dan sekitarnya.
Seperti umumnya setiap orang yang diberi hadiah akan senang sekali, demikian pula dengan teman-teman saya.....selengkapnya
Kamis, 6 September 2007 09:05:41 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Kejadian osteoporosis perlu diwaspadai karena dilihat dari penyebabnya yang multifaktor, sebagian masyarakat kita telah menjadi kelompok beresiko terhadap penyakit ini. Namun problem sekunder yang sering terjadi adalah akibat penyusutan tulang yang tidak teramati efeknya, berupa timbulnya gejala rasa nyeri, kelainan bentuk tulang, tinggi badan tidak tumbuh maksimal, dan retak tulang.
Osteoporosis.....selengkapnya
Sabtu, 9 Juni 2007 09:15:18 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Pada bagian kedua tulisan ini penulis mencoba menguraikan mekanisme kerja penghambatan senyawa antimikroba dan faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas antimikroba dalam pengolahan pangan.
Mekanisme Kerja Penghambatan Senyawa Antimikroba
Keefektifan penghambatan merupakan salah satu kriteria pemilihan suatu senyawa antimikroba untuk diaplikasikan sebagai bahan pengawet bahan pangan. Semakin kuat penghambatannya semakin efektif digunakan. Kerusakan yag ditimbulkan.....selengkapnya
Ahad, 3 Juni 2007 09:03:53 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Sejak lama manusia telah dihadapkan oleh kerusakan atau penurunan mutu bahan pangan, terutama bahan pangan yang mengandung kandungan air dan gizi yang tinggi. Penambahan bahan pengawet pada makanan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah atau mengurangi kerusakan pada bahan pangan. Bahan pengawet untuk mencegah kerusakan biologi yang disebabkan..... selengkapnya
Selasa, 23 Januari 2007 00:01:03 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Telah kita ketahui bersama bahwa kesehatan merupakan hal terpenting dan utama dalam kehidupan manusia dibandingkan lainnya seperti jabatan, kekuasaan, pangkat, ataupun kekayaan. Tanpa kesehatan yang optimal, semuanya akan menjadi tidak bermakna, oleh karena itulah sehat dan bugar merupakan dambaan setiap orang.
Studi epidemiologi menunjukkan ada kaitan erat antara status kesehatan dan.....selengkapnya
Jumat, 22 September 2006 07:00:00 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Bekatul atau rice bran selama ini hanya digunakan sebagai pakan ternak. Belum banyak yang mengetahui bahwa lapisan luar dari beras hasil penggilingan padi ini ternyata mengandung komponen bioaktif pangan yang bermanfaat bagi kesehatan. Bekatul dapat diperolah sebanyak 10 persen dari hasil penggilingan padi, yang terdiri dari lapisan aleurone beras ( rice kernel),..... selengkapnya
Selasa, 20 Juni 2006 05:52:30 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Berbagai pangan tradisional secara empiris telah diketahui mempunyai khasiat dan saat ini telah pula dikembangkan sebagai pangan fungsional. Hal tersebut telah penulis sampaikan pada artikel sebelumnya di BeritaIptek edisi 11 Januari 2005 dengan judul "Pangan Tradisional sebagai Pangan Fungsional". Disamping mutu dan kesesuaian klaim khasiat dengan dukungan ilmiah, aspek keamanan pangan..... selengkapnya
Jumat, 10 Maret 2006 00:03:40 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Bawang putih ( Allium sativum) telah lama digunakan sebagai salah satu bumbu masakan oleh masyarakat Indonesia maupun masyarakat lainnya di berbagai belahan dunia karena aromanya yang khas. Akhir-akhir ini penggunaan bawang putih tidak hanya sebagai bahan penyedap rasa, tetapi digunakan juga sebagai salah satu bahan yang dapat memberikan efek kesehatan. Lebih dari..... selengkapnya
Kamis, 22 Desember 2005 07:26:23 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Mata adalah panca indera manusia yang sangat penting/esensial. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan, kita tidak dapat menikmati dan merasakan betapa indahnya alam semesta ini. Kenyataannya kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata, padahal seperti halnya bagian tubuh yang lain, mata mungkin saja terkena gangguan atau masalah kesehatan...... selengkapnya
Senin, 18 Juli 2005 16:14:12 Artikel Iptek Oleh Ardiansyah  Mendengar nama angkak, sepertinya bukan nama asing lagi ditelinga kita, apalagi wabah demam berdarah yang beberapa waktu lalu sering dikaitkan dengan obat tradisional yang konon dapat meningkat trombosit darah. Hal ini menjadi perdebatan yang menarik karena sampai saat ini belum ada data penelitian yang dapat membuktikan hal tersebut.
Hiperkolesterolemia..... selengkapnya
|